Tembok Jebol di Kalibata Picu Banjir, Warga Panik dan Alami Kerugian
![]() |
| Sumber : DetikNews |
Hujan
deras yang mengguyur Jakarta Selatan pada Rabu (7/5/2025) siang menyebabkan
tembok pembatas di Jalan Kalibata Timur, Pancoran, jebol dan memicu banjir di
kawasan permukiman warga. Peristiwa ini
terjadi sekitar pukul 14.00 WIB, ketika derasnya luapan air dari Kali Sodetan
menghantam tembok hingga roboh.
Menurut
keterangan Anto (40), seorang pedagang toko kelontong di sekitar lokasi, hujan
mulai turun sejak pukul 12.00 WIB.
Sekitar pukul 13.00 WIB, ia melihat air mengalir deras dari celah pintu
tembok. "Jam 12 itu hujan, jam 13
saya rekam ini. Deras banget itu air keluar dari pintu. Nah jam 14 jebol,"
ujar Anto.
Akibat
jebolnya tembok, air meluap ke jalanan dan menggenangi permukiman warga di RT
08 RW 08 Kalibata Timur. Badan
Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta melaporkan bahwa ketinggian
air mencapai 60 sentimeter.
Peristiwa
ini menyebabkan kerugian materi bagi warga setempat. Tatang (64), seorang warga, mengaku sepeda
motor dan kelapa dagangannya terbawa arus banjir. Setidaknya ada tiga sepeda motor yang ikut
hanyut di gang menuju RT 08/RW 08.
Pemerintah
Kota Jakarta Selatan bersama pengelola apartemen di sekitar lokasi dijadwalkan
menggelar rapat lanjutan untuk membahas penanganan tembok beton yang
roboh. Kepala Suku Dinas Sumber Daya Air
(SDA) Jakarta Selatan, Santo, mengatakan bahwa rapat tersebut bertujuan untuk
memperjelas tanggung jawab atas bangunan tembok pembatas saluran air yang
runtuh.
BPBD Jakarta memastikan bahwa air yang menggenangi kawasan RT 08 RW 08 Kalibata Timur sudah surut sejak pukul 20.00 WIB pada hari kejadian. Tidak ada warga yang diungsikan akibat peristiwa ini.
Kejadian ini bukan yang pertama kali terjadi di lokasi tersebut. Pada tahun 2024, tembok yang sama di sisi berbeda juga pernah mengalami kerusakan akibat hantaman banjir.
Warga
berharap pihak terkait segera melakukan perbaikan dan penguatan struktur tembok
untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang.
Text : Quincy Nikita S
Soft news
.jpeg)
